JAKARTA (bisnismerdeka.com) - Merebaknya virus Corona atau Covid 19 berdampak besar pada perekonomian nasional. Khususnya pelaku bisnis ritel, terpaka harus menutup tempat usaha, sebagai langkah memutus rantai penyebaran virus Covid 19 tersebut. Hal ini sesuai dengan kebijakan pemerintah menyikapi semakin meningkatnya wabah corona.
Salah satunya seperti dilakukan PT Metropolitan Land Tbk. Pengembang properti ini menutup sementara operasional malnya menyusul merebaknya virus corona di Indonesia. Diketahui bahwa jumlah kasus positif Corona di negeri ini mencapai 893 orang per Kamis (26/3/2020).
Dalam keterangan rilisnya, Direktur PT Metropolitan Land Tbk. (Metland) Olivia Surodjo mengatakan bahwa muklai Jum’at (28/3), pihaknya telah menutup opersional mal Metropolitan Mall Bekasi, Grand Metropolitan Bekasi dan Metropolitan Mall Cileungsi. Rencananya penutupan akan dilakukan hingga Selasa (7/4) atau selama 12 hari ke depan dan mengikuti langkah pusat perbelanjaan lainnya.
"Metland sepenuhnya mendukung upaya pemerintah untuk mencegah penyebaran virus corona (COVID-19) oleh karena itu, manajemen memutuskan untuk menutup operasional mal sementara," kata Olivia dalam keterangan tertulis, Kamis (27/3/2020).
Olivia mengatakan bahwa selain untuk membatasi jumlah kerumunan, pada saat penutupan juga akan dilakukan general cleaning dan penyemprotan disinfektan diseluruh area mal.
Kendati demikian, Olivia menjelaskan, bahwa penutupan operasional ini tidak sepenuhnya total. Sebagian penyewa atau tenant masih tetap buka terutama bagi yang melayani kebutuhan dasar, sedangkan bagi tenant untuk makanan (F&B) diberlakukan take away delivery.
Dia menjelaskan untuk beberapa tenant di Metropolitan Mall Bekasi yang tetap buka akan dibatasi jam operasionalnya mulai dari pukul 11.00 WIB hingga 19.00 WIB. Mereka yang tetap buka adalah Superindo, KFC, Century, Guardian, J.CO, Breadtalk, Starbucks, Dunkin Donuts, KOI, Money Charger dan gerai ATM.
Sementara Grand Metropolitan juga diberlakukan jam pembatasan serupa bagi tenant Farmers Market, Guardian, Century, Watsons, KalCare, Serambi Botani, Starbucks, Kokumi dan seluruh gerai ATM .
Hal itu juga berlaku bagi Metropolitan Mall Cileungsi dengan tenant yang tetap beroperasi yaitu Superindo, Century, KFC, HokBen, J.CO, Starbucks, Dunkin Donuts dan gerai ATM.
Olivia menambahkan, diakuinya virus corona ini sangat berdampak pada pertumbuhan ritel.
"Dampak virus corona ini akan berpengaruh terhadap target pertumbuhan ritel,” tutupnya.


